Seminar Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Terkini
(Makasar, 26/06/2012) Dalam rangka sosialisasi kebijakan fiskal, Badan Kebijakan Fiskal bekerja sama dengan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan menyelenggarakan seminar “Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Terkini” di Hotel Aryaduta Makasar. Kegiatan ini bersifat kontinyu dibeberapa kota dengan sasaran yang sama yaitu universitas-universitas di daerah dan yang sudah dilakukan adalah di Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan hari ini di Makasar.
Seminar dimulai pukul 08.30 WITA yang dihadiri sebanyak 180 peserta yang berasal dari Universitas Hasanudin, STAN Balai Diklat Makasar, serta perwakilan Kementerian Keuangan Makasar. Seminar dibuka oleh Kepala Kanwil XV Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Bapak Drs. Thaufik., M.M. Dalam sambutannya beliau mengharapkan dengan terselenggaranya seminar ini pemerintah dapat berbagi informasi tentang perkembangan ekonomi terkini dan selanjutnya ada feedback dari pihak daerah baik berupa saran maupun kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Hal senada dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bapak Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dalam keynote speech tetapi beliau lebih menitikberatkan pada Quality of Spanding APBN dan APBD. Beliau mengilustrasikan pada realisasi belanja tahun 2011 dan 2012 yang jumlahnya sangat besar sehingga menimbulkan ekspektasi masyarakat tentang kemakmuran dan kesejahteraan rakyat dan semuanya bisa tercapai apabila kualitas belanja baik APBN maupun APBD dikelola dengan baik dan benar. Beliau menyadari dan membenarkan bahwa pengelolaan APBN sangat erat kaitannya dengan kebijakan politik, jadi diharapkan walaupun demikian peran pemerintah dan Pemda mampu melaksanakan pola belanja yang lebih mendekatkan pada rasionalitas dan akuntabilitas.
Seminar di lanjutkan dengan pembahasan oleh para pembicara yaitu Bapak Rofyanto Kurniawan., S.T., M.B.A. (Kepala Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan), Bapak Lisbon Sirait., S.E., M.E., (Kepala Sub Direktorat Dana Bagi Hasil, Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan), Bapak Drs. Taslim Arifin., M.A. (Lektor Kepala Fakultas Ekonomi Universitas Hasnudin, Makasar), dan seminar dipandu oleh Bapak Drs. Hammid Paddu., M.A. (Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Hasnudin) yang bertindak sebagai moderator.
Kolaborasi antara dunia eksekutif dengan dunia akademisi mampu menghadirkan nuansa seminar yang membuat penasaran bagi para peserta seminar dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan terhadap materi yang dibawakan pembicara terutama tentang kebijakan pemerintah pusat. Pembicara I dan II memaparkan kondisi perekonomian terkini yang selalu mempengaruhi langkah-langkah kebijakan pemerintah pusat dalam pengambilan kebijakan yaitu tentang “Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Terkini” serta “ Kebijakan Ekonomi Daerah”. Sementar pembicara ke-3 mengupas tentang kebijakan subsidi BBM yang tahun ini menjadi sorotan (Hot Issue) dan perdebatan beberapa kalangan terkait rencana kanaikan harga BBM yang diakibatkan oleh kenaikan harga minyak dunia. (AR)




