Pembahasan Awal RAPBN 2027, Pemerintah dan Komisi XI Sepakati Sejumlah Target

Pembahasan Awal RAPBN 2027, Pemerintah dan Komisi XI Sepakati Sejumlah Target

Jakarta, (11/06/2026) – Komisi XI DPR RI bersama Pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026.

Rapat kerja tersebut membahas hasil laporan tiga panitia kerja, yaitu Panja Penerimaan, Panja Pertumbuhan Ekonomi, dan Panja Defisit. Dalam pembahasan tersebut, Pemerintah dan Komisi XI DPR RI menyepakati tema KEM PPKF 2027, yaitu “Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat”, dengan target pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,8% hingga 6,5%. Selain itu, disepakati pula asumsi inflasi sebesar 1,5% hingga 3,5%, nilai tukar rupiah Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS, serta suku bunga SBN 10 tahun pada kisaran 6,5% hingga 7,3%.

Dari sisi kebijakan fiskal, Pemerintah akan menempuh berbagai langkah untuk mendorong pendapatan negara pada kisaran 12,01% hingga 12,40% terhadap PDB, antara lain melalui penguatan administrasi perpajakan, perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi PNBP, serta penyelarasan sistem perpajakan dengan perkembangan ekonomi digital. Sementara itu, defisit fiskal disepakati berada pada kisaran 1,8% hingga 2,4% terhadap PDB dengan tetap menjaga disiplin fiskal, kredibilitas APBN, dan dukungan terhadap program prioritas Pemerintah.

Rapat kerja juga menyepakati sejumlah sasaran pembangunan 2027, antara lain tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,30% hingga 4,87%, tingkat kemiskinan 6,0% hingga 6,5%, kemiskinan ekstrem 0%, rasio gini 0,362 hingga 0,367, GNI per kapita USD5.800 hingga USD5.840, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 76,84.

Menteri Keuangan menutup rapat dengan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Komisi XI DPR RI dalam pembahasan awal RAPBN 2027. Ia berharap seluruh proses pembahasan tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional ke depan. “Semoga seluruh ikhtiar, pemikiran, dan kerja bersama yang telah kita lakukan menjadi bagian dari upaya besar kita untuk mewujudkan Indonesia yang tumbuh lebih tinggi, sejahtera, lebih cepat, dan semakin kuat menghadapi tantangan masa depan,” ujar Menteri Keuangan. (dhr/cs)