Reformasi Struktur di Australia dan Peran dari Productivity Commission
Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion pada Selasa siang, 18 September 2012. Diskusi yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung R.M. Notohamiprodjo ini menghadirkan narasumber dari Productivity Commission of Australian Government (Komisi Produktivitas Pemerintah Australia), yaitu Asisten Komisaris Pertama, Alan Johnston dan Manajer Penelitian, Anthony Housego. Pada diskusi ini, para narasumber menyampaikan materi mengenai reformasi struktur di Australia dan peran dari Komisi produktivitas di Australia.
Dengan dimoderatori oleh Kepala Bidang Forum G-20 Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (PKPPIM) BKF, Syurkani, Alan Johnston menyampaikan bahwa kunci dari reformasi di Australia sejak tahun 80-an adalah dengan menerapkan strategi reformasi antara lain mengurangi penghalang-penghalang pada batas pertama, meliberalisasi secara keseluruhan, reformasi diimplementasikan secara bertahap dan melakukan pendekatan pada sektor-sektor yang sensitif. Alan Johnston dan Anthony Housego kemudian secara bergantian menjelaskan bagaimana pentingnya peran Komisi Produktivitas di Australia. Komisi Produktivitas yang dimaksud adalah sebuah badan utama Pemerintah Australia yang mereviu dan melaporkan perubahan dan pengaturan kebijakan mikroekonomi di Australia. Komisi ini memiliki prinsip memberikan analisis dan saran yang independen, proses yang transparan dan terbuka kepada publik serta menguji dampak kebijakan apakah berlaku secara baik sebagaimana mestinya. Pada intinya, Komisi Produktivitas di Australia sangat berperan dalam reformasi kebijakan di Australia.
Diskusi ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari Kementerian Keuangan antara lain Ditjen Bea Cukai, Ditjen Pajak, Bapepam-LK, dan BKF sendiri. Selain itu ada peserta yang berasal dari Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, BKPM dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Diskusi ini b erlangsung sangat menarik. Terbukti dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan dan pendapat pada sesi tanya jawab. Diskusi kemudia ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh moderator. (mi)