Seminar Kebijakan Fiskal 2013 dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Pekanbaru - Riau
Pekanbaru (08/05) : Badan Kebijakan Fiskal bersama Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan kembali menyelenggarakan seminar “Kebijakan Fiskal 2013 dan Perkembangan Ekonomi Terkini” dalam rangka regional economist Kementerian Keuangan di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Sebelumnya seminar yang sama dilakukan di Banda Aceh, Yogyakarta, dan Jayapura. Seminar ini bertujuan untuk sharing informasi tentang kebijakan pemerintah kepada dunia akademisi dan masyarakat serta mengharapkan feed back masukan dan respon positif dari stakeholders.
Seminar dihadiri oleh 190 orang peserta dan dibuka oleh Titi Intiaswati, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Riau. Beliau menjelaskan tentang background pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau serta memandang perlu dan pentingnya pertemuan antara pemerintah dengan akademisi, stakeholder, dan masyarakat secara umum terutama tentang kebijakan pengurangan subsidi BBM yang berakibat pada kenaikan harga BBM. Sehingga masyarakat secara umum dapat menyikapi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat ditanggapi secara arif dan proporsional. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Pajak, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara, Kepala Kanwil Perbendaharaan, pemda, Universitas Riau, dan Universitas Andalas.
Selanjutnya seminar dipandu oleh moderator Sri Endang Kornita, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Riau yang mempersilahkan ketiga pembicara yaitu Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Luky Alfirman, Ketua Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Prof. Dr. Harlen, dan Ketua Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Hefrizal Handra, Ph.D untuk presentasi.
Luky Alfirman menjelaskan perkembangan perekonomian terkini dan outlook yang mencakup perkembangan dan outlook ekonomi global, perkembangan ekonomi domestik, outlook ekonomi makro dan APBN 2013, 3 (tiga) masalah utama yang penting saat ini, tantangan ke depan, dan masalah yang sangat booming yaitu tentang subsidi BBM. Sebagai pembicara kedua, Prof. Dr. Harlen berbicara tentang perkembangan ekonomi Kepulauan Riau dan Sekitarnya. Secara umum beliau memaparkan perbandingan pertumbuhan ekonomi beberapa negara di dunia, indonesia, dan hubungannya dengan potret dan kondisi pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. Selanjutnya Pembicara ketiga, Hefrizal Handra, Ph.D. menjelaskan pengaruh fiskal nasional terhadap keuangan daerah yang mencakup analisis kondisi fiskal nasional, analisis transfer ke daerah, dan dampaknya terhadap keuangan daerah. Peserta sangat antusias dan aktif selama kegiatan seminar berlangsung terutama saat sesi tanya jawab. (aanridha-MNI)


