Seminar Kebijakan Fiskal 2014 dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Pontianak
Pontianak (14/10): Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), khususnya Kantor Wilayah (Kanwil) DJPB Provinsi Kalimantan Barat, bekerja sama dengan Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen), dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) kembali menyelenggarakan seminar kebijakan fiskal 2014 dan perkembangan ekonomi terkini di Hotel Mercure Pontianak pada tanggal 14 Oktober 2014. Seminar ini mengambil tema “Pendapatan dan Belanja Daerah yang Berkualitas”.
Acara diawali dengan laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Supendi, Kepala Kanwil DJPB Provinsi Kalimantan Barat. Dalam laporannya, Supendi berharap agar acara ini bisa memberikan informasi aktual terkait perkembangan ekonomi provinsi Kalimantan Barat. Selanjutnya disusul dengan keynote speech yang disampaikan oleh M. Zeet Hamdy Assovie, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Assovie menjelaskan tentang pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat terkini. Pada akhir paparan, Assovie mengajak seluruh elemen masyarakat dan pengamat kebijakan publik untuk memberikan pengawasan seluas-luasnya kepada daerah agar kebijakan belanja daerah sebagian besar dialokasikan untuk kegiatan agro industri.
Acara dilanjutkan dengan diskusi panel. Diskusi panel ini dimoderatori oleh Syafriyadi, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat DJPB. Diskusi panel diisi oleh empat narasumber. Narasumber pertama, Luky Alfirman (Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF) yang mempresentasikan Perkembangan dan Kebijakan Perekonomian Makro Terkini. Lalu narasumber kedua, Esthi Budilestari (Kasubdit Pelaksanaan Transfer II, Direktorat Dana Perimbangan, DJPK) menjelaskan mengenai Kebijakan dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2015. Narasumber ketiga, Ahi (Kepala Bappeda Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat) menyampaikan hal terkait Pelaksanaan APBD Tahun 2014 dan Penyusunan RAPBD 2015 dalam rangka Mewujudkan Pendapatan dan Belanja Berkualitas. Dilanjutkan dengan pembahasan materi paparan oleh Eddy Suratman (Regional Economist Kementerian Keuangan Wilayah Kalimantan Barat).
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar tema seminar kemudian ditanggapi oleh masing-masing narasumber. Peserta seminar mendapatkan applause karena berkontribusi aktif dalam acara ini. (br)