Diskusi Intern BKF:

Diskusi Intern BKF:

Jakarta(12/02): Bertempat di Ruang Rapat Fiskal, Gedung R.M. Notohamiprodjo Lantai 3, berlangsung diskusi intern Badan Kebijakan Fiskal (BKF) yang membahas tentang “Principal Components pada Return Indeks Saham Sektoral sebagai Indikator Risiko Sistemik di Indonesia”. Topik ini merupakan judul dari riset/karya ilmiah Muhammad Romli, Kepala Subbidang Tenaga Kerja dan Kemiskinan, Bidang Analisis Sektor Riil, Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) BKF, yang berhasil menjadi juara I pada Lomba Karya Ilmiah Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia 2014. Muhammad Romli hadir sebagai narasumber pada diskusi kali ini.
Diskusi intern ini dipimpin oleh moderator Deni Ridwan, pegawai Sekretariat BKF yang baru saja menyelesaikan studi S3-nya. Deni Ridwan membuka acara dengan menjelaskan garis besar materi yang akan disampaikan oleh narasumber dan mengharapkan terjadinya tukar menukar pemikiran dalam rangka memperkaya wawasan terkait materi diskusi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi diskusi. Muhammad Romli mengawali presentasinya dengan menjelaskan motivasi apa yang mendasari penulisan riset tersebut mulai dari latar belakang hingga tujuannya. Romli kemudian menjelaskan landasan teori penulisan riset, mekanika konstruksi dari Principal Components Analysis (PCA) yang digunakan, metodologi dan teknik estimasi yang digunakan, serta hasil empiris yang didapatkan dari riset tersebut. Di akhir presentasinya, Romli menyampaikan kesimpulan dari hasil risetnya dan rekomendasi kebijakan bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) yang terkait dengan riset tersebut.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh moderator. Sesi ini berlangsung sangat seru dan terjadi saling tukar argumen dan pendapat antara peserta diskusi salah satunya mengenai bagaimana mengetahui variabel mana yang paling dominan menyebabkan krisis ekonomi di suatu negara/wilayah. Acara diskusi kemudian ditutup dengan penyampaian kesimpulan oleh Deni Ridwan selaku moderator. Deni Ridwan berharap dengan adanya kegiatan diskusi ini dapat menjadi penyemangat para pegawai di lingkungan BKF untuk dapat berkontribusi secara nyata bagi institusi, bangsa, dan negara salah satunya melalui riset yang dihasilkan. (mi)