Bedah Buku Referensi Risiko Sistemik Perbankan
Jakarta, (9/9): Bertempat di Ruang Rapat Analis dan Fiskal, Badan Kebijakan Fiskal menggelar bedah buku “Referensi Risiko Sistemik Perbankan” yang ditulis oleh Nugroho Agung Wijoyo, Kepala Subbidang Kebijakan Pasar Modal dan Pasar Komoditas, Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, BKF. Acara yang dibuka dengan sambutan dari Toto Trianto, Kasubbag Administrasi Jabatan Fungsional dan Kinerja Pegawai, mendapatkan antusiasme yang cukup besar, terbukti dari peserta yang berasal dari para pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan dan undangan yang memenuhi ruang rapat.
Buku yang ditulis selama dua tahun ini merangkum referensi seperti penelitian, aturan dan dasar hukum terkait risiko sistemik, sejarah krisis finansial di Indonesia, dan model untuk memprediksi risiko sistemik industri perbankan. Menurut Arif salah satu peserta bedah buku, ini merupakan buku yang menarik untuk dikupas mengingat isu yang dibahas dalam buku ini memuat data dan penelitian yang sangat “up-to-date”, ditambah lagi kondisi perekonomian global yang tidak stabil, sedikit banyak mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. Hal ini sejalan dengan salah satu program unggulan legislasi nasional untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) yang salah satunya berisi tentang Crisis Management Protocol (CMP) penanganan risiko sistemik perbankan. Buku ini diharapkan dapat menjadi tambahan referensi bagi para akademisi, analis, hingga pengambil kebijakan di sektor keuangan. (is/gh)
Bedahbukuagung.jpg)
Bedahbukuagung-1.jpg)
Bedahbukuagung-2.jpg)
Bedahbukuagung-3.jpg)
Bedahbukuagung-4.jpg)
Bedahbukuagung-5.jpg)
Bedahbukuagung-6.jpg)
Bedahbukuagung-8.jpg)