Forum Analis: Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Terkini

Jakarta (21/9): Dalam rangka memperbarui informasi terkait perkembangan ekonomi dan keuangan terkini, Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, menggelar forum diskusi dengan mengundang para pelaku bisnis industri perbankan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).  Diskusi yang diadakan di Ruang Rapat Gazebo Besar, Gedung Notohamiprodjo ini menghadirkan Juda Agung, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia sebagai narasumber. 

Acara dimulai dengan sambutan dari Isa Rachmatarwata, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal. Topik diskusi kali ini difokuskan untuk membahas risiko kenaikan Fed Fund Rate dan implikasinya bagi perekonomian Indonesia. 

Judha memaparkan bahwa The Fed melakukan berbagai koreksi pada GDP, unemployment rate dan NAIRU. Lebih lanjut ia menjelaskan, selain Fed Fund Rate, Indonesia harus mewaspadai perlambatan ekonomi Tiongkok dan harga komoditas Indonesia yang turun sebesar 16%. Namun, walaupun harga komoditas menurun dan nilai tukar Indonesia masih tertekan, terjadi capital inflow ke Indonesia yang cukup besar.

 Paparan Judha ditutup dengan penjelasan bahwa terdapat sinyal perbaikan pertumbuhan di Q3 2015 yang didorong oleh kenaikan belanja Pemerintah seperti belanja barang baku dan modal yang meningkat untuk percepatan proyek infrastruktur. (pg/is)