Presiden RI Membuka World Islamic Economic Forum ke-12

Jakarta, (2/8): Bertempat di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Presiden RI Joko Widodo bersama dengan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Najib Tun Abdul Razak membuka acara World Islamic Economic Forum ke-12. Forum yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Sekretariat Negara yang bertujuan untuk menjembatani para pelaku dunia usaha dan kolaborator bisnis ini, turut mengundang beberapa pemimpin dunia seperti Presiden Republik Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Republik Guinea Alpha Conde, dan Presiden IDB Dr Ahmad Mohamed Ali.

Presiden Joko Widodo dalam keynote address-nya mengatakan bahwa saat ini masyarakat muslim memiliki demografi terbaik diantara masyarakat non-muslim di dunia, dimana jumlah generasi mudanya merupakan yang terbesar. Namun demikian, ia melanjutkan bahwa masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat muslim Indonesia, seperti tingginya angka pengangguran, kemampuan penguasaan media, sosial media dan teknologi. Oleh karena itu ia mendorong agar generasi muda Indonesia dapat dididik dan dibekali dengan skill yang dibutuhkan oleh dunia kerja agar Indonesia tidak tertinggal di belakang. Tentunya menurut Jokowi, tidak ada jalan pintas untuk mewujudkan hal tersebut. Sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melakukan tugas yang cukup berat dengan membangun sistem untuk mendidik anak-anak Indonesia dan melatih para generasi muda dengan skill dan attitude yang baik.

Terakhir, Jokowi berharap agar forum ini akan memberikan manfaat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat muslim di seluruh dunia. (is/as)