Menteri Keuangan Membuka International Forum on Economic Development and Public Policy di Bali

Bali, (8/12): Kementerian Keuangan melalui Badan Kebijakan Fiskal (BKF) kembali menggelar International Forum on Economic Development and Public Policy yang ke-6 di Hotel Hilton, Nusa Dua Bali. Forum yang digelar atas kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini menghadirkan para regulator, ekonom, pelaku indsustri perbankan, sektor swasta dan akademisi baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada tahun ini BKF mengusung tema “Unlocking Public And Private Investment: Role Of Financia Sector”. Tema tersebut dipilih karena pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan terus berupaya untuk keluar dari status negara middle income trap dengan meningkatkan peran dari sektor keuangan.  Terdapat tiga isu utama yang akan dibahas dalam forum, yaitu strategi memobilisasi dan memanfaatkan tabungan yang lebih produktif dalam pembiayaan investasi, strategi pembiayaan pembangunan infrastruktur, dan pengembangan skema pembiayaan melalui instrumen keuangan.

Menteri Keuangan dalam keynote speech-nya mengungkapkan bahwa saat ini pertumbuhan yang tinggi tidaklah cukup. Menurutnya, walaupun pertumbuhan Indonesia dapat dikatakan cukup baik, namun masih ada beberapa tantangan yang dihadapi Indonesia seperti kesenjangan antar daerah, kemiskinan dan tingkat produktivitas dari angkatan kerjanya. Oleh karena itu, selain terus berupaya meningkatkan pertumbuhan, pemerintah juga harus dapat menyusun kebijakan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. 

Lebih lanjut Menkeu mengatakan salah satu cara yang dapat dilakukan pemerintah dari fiscal side adalah mengubah komposisi pertumbuhannya yang semula didominasi oleh konsumsi menjadi investasi. Dengan mengubah komposisi tersebut, ia berharap dapat menarik lebih banyak investor dengan pembiayaan yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

Selain terdapat sesi diskusi panel, akan ada sesi young economist dari beberapa ekonom muda terpilih dari berbagai universitas di Indonesia dan talk show yang akan digelar di hari kedua. (is/pg)