Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional melalui Integrity Expo 2016
Pekanbaru (10/12): Bertempat di Rumah Dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegro No.460 Kota Pekanbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Pameran Hari Anti Korupsi Internasional 2016 tanggal 8– 10 Desember 2016 yang bertajuk Integrity Expo. Integrity Expo merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan sebagai wujud peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember. Selain Integrity Expo ada beberapa kegiatan lain seperti Rembug Integritas Nasional (RIN), launching aplikasi e-jaga, launching branding HAKI internasional, launching monumen integritas, pesta rakyat, dan kegiatan pendidikan.
Tema yang diangkat pada peringatan HAKI kali ini adalah "Bersih Hati, Tegak Integritas, Kerja Profesional untuk Indonesia Tangguh" yang kemudian dituangkan dalam tagline "Ayo Bergerak Riau! Untuk Indonesia Tangguh". Menurut Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman, tema ini dipilih sebagai wujud implementasi budaya integritas di jajaran kementerian/lembaga, organisasi serta pemerintah daerah. Peringatan HAKI ini diharapkan dapat menggalang kesadaran masyarakat untuk aktif dalam upaya pemberantasan korupsi, karena masyarakat mempunyai peranan yang penting dalam memberantas korupsi.
Integrity expo merupakan kegiatan yang menampilkan produk unggulan layanan kementerian, lembaga, organisasi, dan pemda kepada masyarakat umum, dimana dalam kegiatan tersebut juga menjadi sarana penanaman budaya integritas pemerintah kepada masyarakat. Sebanyak total 85 unit dari Kementerian, Lembaga, Organisasi, dan Pemda turut ambil bagian dalam acara ini. Acara dibuka oleh Ketua KPK Agus Rahardjo ditandai dengan pemotongan pita.
Sebagai salah satu peserta pameran, Kementerian Keuangan juga berpartisipasi aktif dengan menggelar booth Kementerian Keuangan dengan jumlah pengunjung mencapai 2.930 orang. Booth Kementerian Keuangan terdiri dari beberapa stand yang mewakili setiap unit eselon I di Kementerian Keuangan. Stand-stand tersebut memberikan informasi tentang Kementerian Keuangan dan budaya anti korupsi dikemas dengan berbagai permainan dan presentasi yang menarik, seperti lelang barang gratifikasi yang dilaksanakan dengan dua kegiatan yaitu lelang dengan aplikasi e-auction dan lelang terbuka untuk umum atau konvensional, dengan total nilai lelang lebih dari 5 milyar rupiah, dan pelayanan pencetakan NPWP ulang.
Badan Kebijakan Fiskal juga terlibat aktif meramaikan booth Kementerian Keuangan dengan menggelar kuis yang berisi pertanyaan-pertanyaan edukatif tentang pengetahuan umum korupsi dan pengenalan unit-unit eselon I di lingkup Kementerian Keuangan. Diharapkan dengan adanya kuis tersebut, selain menguji pengetahuan, juga untuk memancing keingintahuan masyarakat tentang anti korupsi dan Kementerian Keuangan.
Dalam Pameran Antikorupsi tahun ini, Kementerian Keuangan meraih penghargaan sebagai “Booth Terbaik I”, dan juga meraih penghargaan sebagai Kementerian dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik. Tahun 2017, Kemenkeu akan menjadi Penyelenggara HAKI 2017.(rn/dn/sh/atn).







