APBN Tetap Kuat, Momentum Pertumbuhan Ekonomi Terjaga Hingga Kuartal III 2025

Jakarta, (14/10/2025) – Pemerintah memastikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap solid dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan nasional. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi Oktober 2025 di Jakarta.

Purbaya menjelaskan, perekonomian global menunjukkan tanda-tanda pemulihan meskipun tensi geopolitik masih berlangsung. “Penurunan suku bunga oleh The Fed menjadi katalis positif bagi arus modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Dari sisi domestik, konsumsi masyarakat meningkat dengan penjualan ritel tumbuh 5,8 persen, tertinggi dalam satu setengah tahun terakhir. Pemerintah juga menempatkan Rp200 triliun kas negara di bank Himbara untuk menjaga likuiditas dengan Rp112 triliun lebih telah tersalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit produktif.

Dari sisi Belanja Negara, realisasi mencapai Rp2.234,8 triliun atau 63,4% dari outlook. Belanja pemerintah pusat tumbuh tipis, sementara Transfer ke Daerah telah terealisasi Rp648,4 triliun atau 74,6 persen dari pagu.

Belanja pemerintah difokuskan untuk mendukung program prioritas, bansos, dan belanja modal infrastruktur. “APBN kita tetap kredibel dan adaptif, menjaga kesimbangan antara dukungan terhadap pemulihan ekonomi dan kesinambungan fiskal dalam jangka menengah,” tegas Purbaya. (kdp/dr)