Buku

Mengawal Kebijakan Ekonomi Regional dan Bilateral: Sinergi Dengan Kebijakan Domestik Untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan

Penyunting: Irfa Ampri dan Gandy Setiawan (Tahun : 2016)

Buku ini mengulas beberapa inisiasi kerja sama yang telah dilakukan oleh Indonesia khususnya di bidang ekonomi dan keuangan, antara lain keanggotaan Indonesia dalam Asian Infrastructure Fund (AIF) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), liberalisasi sektor jasa, serta good governance dalam proyek-proyek infrastruktur Indonesia. Indonesia sebagai negara yang terbuka (open country) di bidang perekonomian membuka diri untuk bekerja sama dengan negara-negara lain, baik pada level bilateral, regional, maupun multilateral, dengan menganut prinsip saling menguntungkan (mutually benefit) dan menghormati kedaulatan masing-masing negara. Penyusunan buku ini menjadi salah satu bentuk perwujudan pembelajaran (lesson learnt) dari isu-isu kerja sama yang digulirkan.

DAFTAR ISI:

  1. Metode Skeduling Komitmen Liberalisasi Sektor Jasa dan Tinjauannya untuk Kasus Indonesia. Sigit Setiawan
  2. Analisi Yuridis Pendekatan Positive List (Bottom Up) dengan Value Adds Obligations Sektor Jasa di Beberapa Regional Trade Agreements (RTAs) Indonesia. Titis Ayu Widowati P
  3. Pengukuran Dampak Makroekonomi atas Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) Indonesia-Jepang. Gerginto & Sausan Afifah Muti
  4. Peran Lembaga Pembiayaan Infrastruktur di Asia dalam Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Indonesia. Yiska Dini Nastiti & Jatu Setyarsi Hartini
  5. Good Governance dalam pengelolaan Proyek-Proyek Infrastruktur di Indonesia. Makmun Syadullah
  6. Dampak Konferensi Inklusi Keuangan ASEAN terhadap Peningkatan Komitmen Inklusi Keuangan antar Negara ASEAN. Yiska Dini Nastiti
  7. Strategi Penguatan Kerjasam Ekonomi dan Perdagangan Indonesia-India. Ragimun
  8. Tinjauan terhadap Kerjasama Pembangunan Bilateral Indonesia dengan Jepang. Sigit Setiawan
  9. Kesiapan Pasar Modal Indonesia Menghadapi Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Suparman Zen Kemu

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Ekonomi Makro di Indonesia (Bunga Rampai)

Editor: Prof. Robert Simanjuntak, Ph. D (Tahun : 2015)

Makroekonomi memiliki tiga komponen pokok yang terdiri dari fiskal, moneter, dan neraca pembayaran. Masing-masing komponen tersebut memiliki neraca masing-masing. Fiskal dicerminkan oleh neraca Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Moneter diwakili oleh Neraca Konsolidasi Sistim Moneter. Sedangkan neraca pembayaran, sesuai dengan namanya, dapat dilihat dari Neraca Pembayaran. Ketiga komponen tersebut memiliki kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi, salah satu tujuan dari ekonomi pembangunan.

Bunga rampai ini, sesuai dengan judulnya, Ekonomi Makro Indonesia, berusaha menyampaikan berbagai kajian yang mewakili masing-masing komponen makroekonomi di atas. Dari sisi fiskal, Bab 1 sampai dengan Bab 5 berisikan tulisan yang membahas dampak pengeluaran pemerintah terhadap ekonomi dalam negeri, diawali dengan belanja negara, diikuti dengan belanja infrastruktur, kebijakan fiskal secara umum, dan fasilitas fiskal bagi sektor manufaktur. Dari sisi moneter, Bab 6 sampai dengan Bab 7 menyampaikan dampak perubahan tingkat bunga terhadap ekonomi Indonesia, dan perbedaan inflasi antar daerah. Selanjutnya dari sisi pembayaran yang membahas hubungan ekonomi antar negara, Bab 8 sampai dengan Bab 10 menyampaikan analisa hubungan tingkat bunga Surat Berharga Negara dengan aliran modal asing, dampak aliran modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi, dan dampak perubahan harga minyak internasional terhadap ekonomi Indonesia.

 

DAFTAR ISI:

  1. Pengeluaran Pemerintah dan Impaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu
  2. Kebijakan Fiskal Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkelanjutan dan Berkeadilan. Yuventus Effendi
  3. Relevansi Kebijakan Perindustrian dan Pemberian Fasilitas Fiskal Bagi Manufaktur Menuju Rantai Nilai Global. Asep Nurwanda & M. Zainul Abidin
  4. Dampak Belanja Infrastruktur Terhadap Perekonomian Indonesia dan Kesenjangan Pendapatan. Yuventus Effendi
  5. Optimalisasi Sumber-Sumber Pembiayaan Publik Untuk Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. Yoopi Abimanyu
  6. Kebijakan Tingkat Bunga dan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu
  7. Analisis Konvergensi Inflasi Antar Daerah Dengan Menggunakan Spatial Econometrics. Dwika Darinda & Ferry Irawan
  8. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aliran Modal Internasional Ke Surat Berharga Negara (SBN). Rudi Handoko
  9. Penanaman Modal Asing, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Negara-Negara Emerging. Nugraheni Kusumaningsih
  10. Dampak Penurunan Indonesian Crude Oil Price Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Cornelius Tjahjaprijadi.

Penerimaan Perpajakan: Merespon Pencapaian dan Tantangan Perubahan Ekonomi

Editor: Singgih Riphat, Mohammad Nasir & Purwoko (Tahun : 2017)

Buku ini merangkum beberapa artikel yang berisi gagasan, pemikiran, analisis, dan ide-ide dari para peneliti atas beberpa isu mengenai pencapaian realisasi penerimaan perpajakan Indonesia. Beberapa tahun terakhir ini, pencapaian realisasi perpajakan Indonesia tidak sesuai yang diharapkan. Berbagai persoalan ditengarai menjadi penyebab ketidaktercapian tersebut, diantaranya adalah tingkat patuhan warga negara Indonesia atau wajib pajak yang masih rendah, dan penurunan harga beberapa komoditas utama seperti batubara, minyak, gas alam, karet, dan lainnya yang merupakan dampak turunan dari menurunnya ekonomi global. Industri dalam negeri pun, khusunya yang berorientasi ekspor, otomatis terkena imbasnya, dan akhirnya kinerja keuangannya pun mengalami penurunan.

Sebagai upaya optimalisasi penerimaan pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak mutlak diperlukan dengan tetap menjaga performa wajib pajak. Wajib pajak yang belum melaksanakan kewajiban perpajakannya harus didorong untuk patuh demi keadilan dan kesinambungan keuangan Pemerintah. Kelembagaan dan petugas pajak pun harus didorong terus untuk meningkatkan kredibilitasnya sehingga tercipta kepercayaan pada masyarakat. Di sisi lain, perubahan teknologi dapat dipastikan akan terjadi, sehingga perlu dicermati agar kebijakan perpajakan dapat seirama serta potensi penerimaan perpajakan nantinya tidak hilang begitu saja.

Para pemerhati kebijakan fiskal dan mahasiswa di bidang ekonomi nampaknya relevan untuk membaca buku ini sebagai bahan referensi tambahan, khususnya dalam kaitannya dengan penerimaan perpajakan di Indonesia. Selain itu, buku ini dapat menjadi media komunikasi antara Pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi dan kebijakan fiskal di Indonesia.

DAFTAR ISI:

  1. Reformasi Perpajakan Indonesia 1983-2013: Konsolidasi Untuk Optimalisasi Penerimaan Perpajakan. Singgih Riphat
  2. Potret Kinerja Perpajakan Indonesia: Catatan Tentang Lemahnya Penerimaan Perpajakan. Singgih Riphat
  3. Dukungan Fiskal Bagi Industri Film Indonesia. Sofia Arie Damayanti & Mohammad Nasir
  4. Pembebasan PPN atas Penyerahan Kayu Bulat: Layakkah? Hadi Setiawan, Sofia Arie Damayanti & Mohamad Nasir
  5. Pungutan Atas Emisi Kendaraan Bermotor – Jenis Pungutan Apa Yang Paling Tepat? Eddy Mayor Putra Sitepu
  6. Kajian Beberapa Permasalahan dalam Industri Kakao Nasional. Budhi Setyawan
  7. Hubungan Bilateral Antara Indonesia dan Singapura Dalam Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dan pengaruhnya Terhadap Investasi. Akhmad Yasin
  8. Kelayakan Keekonomian P3B Indonesia – Bahrain. Mohamad Nasir
  9. Inovasi Pemungutan PPN E-Commerce. Purwoko

Bunga Rampai Ekonomi Keuangan

Editor: Zuprianto (Tahun : 2014)

Buku Bunga Rampai Ekonomi dan Keuangan ini adalah salah satu kumpulan karya dari pegawai dan peneliti di lingkungan Badan Kebijakan Fiskal. Pada edisi kali ini, tersaji berbagai topik yang berkaitan dengan analisis dan dampak kebijakan publik di bidang ekonomi dan keuangan negara. Berbagai topik tulisan yang terangkum dalam penerbitan kali ini antara lain: Dampak Subsidi Pemerintah dan Bantuan Langsung Tunai, Produktivitas Sektor Pertanian Nasional, Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan, Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA), Impor Kedelai, Bursa Komoditi Berjangka Indonesia, Sovereign Credit Rating Indonesia dan Pasar SUN, Kelas Menengah (Middle Class), Diversifikasi Ekspor Produk Industri Manufaktur, Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), Kenaikan Harga Minyak Sawit Internasional, Transaksi Modal dan Finansial Indonesia, serta Industri Penerbangan dan Intervensi Pemerintah.

DAFTAR ISI:

  1. Impact of Government Subsidy and Direct Cash Transfer on Gasoline Consumption: Theoretical Approach. Yoppy Abimanyu
  2. Kesesuaian Alokasi Anggaran dan Produktivitas Sektor Pertanian Nasional. Yani Farida Aryani & Abdurrahman
  3. Peran APBN Dalam Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan. Abdurrahman & Arti Dyah Woroutami
  4. Daya Saing Indonesia Menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA). Tri Wibowo
  5. Stop Import Kedelai. Abdurrahman & Arti Dyah Woroutami
  6. Peluang dan Tantangan Bursa Komoditi Berjangka Indonesia Pasca Krisis Ekonomi. Ragimun
  7. Sovereign Credit Rating Indonesia dan Perkembangan Kinerja Pasar SUN. Muhammad Romli, SE.MM
  8. Kelas Menengah (Middle Class) dan Implikasinya Bagi Perekonomian Indonesia. Muhammad Afdi Nizar
  9. Pola Diversifikasi Ekspor Produk Industri Manufaktur Indonesia. Muhammad Afdi Nizar
  10. Urgensi Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) Dalam Menjamin Kesejahteraan Rakyat. Lokot Zein Nasution
  11. Dampak Kenaikan Harga Minyak Sawit Internasional Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Suatu Model Computable General Equilibrium). Cornelius Tjahjaprijadi
  12. Analisis Kinerja Transaksi Modal dan Finansial Indonesia Selama Krisis Keuangan. Rudi Handoko
  13. Government Intervention and Airline Industry: Theoretical Approach. Yoopi Abimanyu

Akselerasi Dan Inklusivitas Sektor Keuangan: Jalan Menuju Kesejahteraan Rakyat

Editor: Basuki Purwadi, Syaifullah & Muhammad Afdi Nizar (Tahun : 2016)

Buku ini menyajikan berbagai analisis, hasil penelitian, pemikiran, dan rekomendasi mengenai beragam isu di sektor keuangan. seperti pembahasan mengenai tata kelola (good governance) untuk jaringan pengamanan sistem keuanga, mekanisme transisi kebijakan moneter ke pasar keuangan dan kredibilitas kebijakan moneter paska perubahan suku bunga acuan baru yang ditetapkan Bank Indonesia, berbagai isu perbankan dan kajian tentang pembiayaan usaha mikro.Keragaman informasi yang disampaikan dalam buku ini dapat menjadi sebuah referensi bagi siapapun yang berminat menelaah masalah-masalah di sektor keuangan.  

DAFTAR ISI: 

  1. Good Financial Safety Net Governance: Kajian Kritis Dalam Kerangka RUU JPSK. Suparman Zen Kemu & Syahrir Ika
  2. Kebijakan Moneter dan Volatilitas Pasar Keuangan. Alfan Mansur
  3. Membangun Kredibilitas Kebijakan Moneter Melalui Suku Bunga Acuan Baru. Syaifullah & Alfan Mansur 
  4. Penguatan Perbankan Syari’ah Melalui Merger dan Konsolidasi. Muhammad Afdi Nizar & Mohamad Nasir
  5. Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara atau Special Purpose Vehicle (SPV) dan Pengaturannya Dalam Hukum Positif Indonesia. Akhmad Yasin
  6. Keamanan Berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Suparman Zen Kemu
  7. Kepemilikan Asing (Foreign Ownership) pada Asuransi Indonesia: Mengkaji Opsi Terbaik. Lokot Zein Nasution
  8. Hubungan Antara Asuransi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Muhammad Afdi Nizar
  9. Perlukah Lembaga Penjamin Simpanan Pada Koperasi Simpan Pinjam? Lokot Zein Nasution
  10. Perkembangan dan Dampak Penyaluran Kredit Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia. Syahrir Ika
  11. Kredit Usaha Rakyat (KUR): “Indonesian Way” untuk Mensejaterahkan Rakyat Indonesia. Syahrir Ika, R. Nurhidajat dan Mutaqin
  12. Peningkatan Keuangan Inklusif Melalui Bantuan Sosial Non-Tunai. Tri Achya Ngasuko
  13. Implementasi Penyaluran Dana PSKS Dengan Menggunakan Layanan Keuangan Digital. R. Nurhidajat