Buku
Akselerasi Dan Inklusivitas Sektor Keuangan: Jalan Menuju Kesejahteraan Rakyat
Editor: Basuki Purwadi, Syaifullah & Muhammad Afdi Nizar (Tahun: 2016)
Buku ini menyajikan berbagai analisis, hasil penelitian, pemikiran, dan rekomendasi mengenai beragam isu di sektor keuangan. seperti pembahasan mengenai tata kelola (good governance) untuk jaringan pengamanan sistem keuanga, mekanisme transisi kebijakan moneter ke pasar keuangan dan kredibilitas kebijakan moneter paska perubahan suku bunga acuan baru yang ditetapkan Bank Indonesia, berbagai isu perbankan dan kajian tentang pembiayaan usaha mikro.Keragaman informasi yang disampaikan dalam buku ini dapat menjadi sebuah referensi bagi siapapun yang berminat menelaah masalah-masalah di sektor keuangan. DAFTAR ISI: Good Financial Safety Net Governance: Kajian Kritis Dalam Kerangka RUU JPSK. Suparman Zen Kemu & Syahrir Ika Kebijakan Moneter dan Volatilitas Pasar Keuangan. Alfan Mansur Membangun Kredibilitas Kebijakan Moneter Melalui Suku Bunga Acuan Baru. Syaifullah & Alfan Mansur Penguatan Perbankan Syari’ah Melalui Merger dan Konsolidasi. Muhammad Afdi Nizar & Mohamad Nasir Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara atau Special Purpose Vehicle (SPV) dan Pengaturannya Dalam Hukum Positif Indonesia. Akhmad Yasin Keamanan Berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Suparman Zen Kemu Kepemilikan Asing (Foreign Ownership) pada Asuransi Indonesia: Mengkaji Opsi Terbaik. Lokot Zein Nasution Hubungan Antara Asuransi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Muhammad Afdi Nizar Perlukah Lembaga Penjamin Simpanan Pada Koperasi Simpan Pinjam? Lokot Zein Nasution Perkembangan dan Dampak Penyaluran Kredit Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia. Syahrir Ika Kredit Usaha Rakyat (KUR): “Indonesian Way” untuk Mensejaterahkan Rakyat Indonesia. Syahrir Ika, R. Nurhidajat dan Mutaqin Peningkatan Keuangan Inklusif Melalui Bantuan Sosial Non-Tunai. Tri Achya Ngasuko Implementasi Penyaluran Dana PSKS Dengan Menggunakan Layanan Keuangan Digital. R. Nurhidajat
Mengawal Kebijakan Ekonomi Regional dan Bilateral: Sinergi Dengan Kebijakan Domestik Untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan
Penyunting: Irfa Ampri dan Gandy Setiawan (Tahun: 2016)
Buku ini mengulas beberapa inisiasi kerja sama yang telah dilakukan oleh Indonesia khususnya di bidang ekonomi dan keuangan, antara lain keanggotaan Indonesia dalam Asian Infrastructure Fund (AIF) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), liberalisasi sektor jasa, serta good governance dalam proyek-proyek infrastruktur Indonesia. Indonesia sebagai negara yang terbuka (open country) di bidang perekonomian membuka diri untuk bekerja sama dengan negara-negara lain, baik pada level bilateral, regional, maupun multilateral, dengan menganut prinsip saling menguntungkan (mutually benefit) dan menghormati kedaulatan masing-masing negara. Penyusunan buku ini menjadi salah satu bentuk perwujudan pembelajaran (lesson learnt) dari isu-isu kerja sama yang digulirkan. DAFTAR ISI: Metode Skeduling Komitmen Liberalisasi Sektor Jasa dan Tinjauannya untuk Kasus Indonesia. Sigit Setiawan Analisi Yuridis Pendekatan Positive List (Bottom Up) dengan Value Adds Obligations Sektor Jasa di Beberapa Regional Trade Agreements (RTAs) Indonesia. Titis Ayu Widowati P Pengukuran Dampak Makroekonomi atas Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) Indonesia-Jepang. Gerginto & Sausan Afifah Muti Peran Lembaga Pembiayaan Infrastruktur di Asia dalam Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Indonesia. Yiska Dini Nastiti & Jatu Setyarsi Hartini Good Governance dalam pengelolaan Proyek-Proyek Infrastruktur di Indonesia. Makmun Syadullah Dampak Konferensi Inklusi Keuangan ASEAN terhadap Peningkatan Komitmen Inklusi Keuangan antar Negara ASEAN. Yiska Dini Nastiti Strategi Penguatan Kerjasam Ekonomi dan Perdagangan Indonesia-India. Ragimun Tinjauan terhadap Kerjasama Pembangunan Bilateral Indonesia dengan Jepang. Sigit Setiawan Kesiapan Pasar Modal Indonesia Menghadapi Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Suparman Zen Kemu
Jasa Keuangan IJEPA: Tinjauan Perlakuan Istimewa & Manfaatnya
Editor: Dr. Irfa Ampri, Gandy Setiawan, Eladirman (Tahun: 2016)
Kesepakatan IJEPA, semenjak berlaku efektifnya pada tanggal 1 Juli 2008 lalu hingga pada saat kajian ini disusun, tercatat telah menginjak usia tujuh tahun. Sementara itu, berdasarkan ketentuan dalam pasal 151 perjanjian IJEPA, paska lima tahun implementasi IJEPA pihak Indonesia dan Jepang dapat melakukan general review untuk membahas isu-isu strategis dalam IJEPA yang perlu disesuaikan berdasarkan perspektif kepentingan kedua pihak. Terkait dengan hal tersebut, pada tahun 2015 Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (PKRB) – Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan kemudian menggagas dilaksanakannya suatu kajian evaluasi terhadap pemanfaatan IJEPA jasa keuangan bagi Indonesia. Buku ini dapat menjadi bagian literatur penting bagi berbagai pihak yang berkepentingan untuk memahami dinamika pemanfaatan implementasi jasa keuangan IJEPA, dan berguna bagi perumusan kebijakan kerjasama ekonomi selanjutnya baik dengan Jepang maupun negara mitra Indonesia lainnya. DAFTAR ISI: Pendahuluan Struktur Jasa Keuangan dan Komitmen WTO Indonesia dan Jepang Kepentingan Nasional Indonesia dalam Sektor Jasa Keuangan Perlakuan Istimewa IJEPA Pemanfaatan Aktual Terhadap Perlakuan Istimewa IJEPA Manfaat Terhadap Kepentingan Nasional Indonesia Strategi Indonesia Mengawal IJEPA Jasa Keuangan
Bunga Rampai Kebijakan Makro-Fiskal Indonesia
Editor: Riyanto & Widiyanto (Tahun: 2016)
Kebijakan ekonomi pada dasarnya merupakan interaksi yang dinamis dan sinergis di antara tiga kebijakan ekonomi utama yaitu kebijakan fiskal, kebijakan moneter dan kebijakan sektor riil. Interaksi yang dinamis dan sinergis antara tiga kebijakan tersebut bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif adil dan merata dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif adil dan merata dalam rangka mencapai Visi Pembangunan Nasional 2016-2020 yaitu Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong. Bunga Rampai yang berjudul “Kebijakan Makro-Fiskal Ekonomi Indonesia” ini berusaha menyampaikan berbagai kajian yang mewakili masing-masing kebijakan ekonomi di atas namun dengan penekanan pada kebijakan ekonomi makro dan kebijakan fiskal. DAFTAR ISI: Membangun Indeks Koinsiden Untuk Konsumsi Dan Investasi. Riyanto, Anton Hendranata, Usman, Dan Rudi Handoko. Penanaman Modal Asing Dan Investasi. Yoopi Abimanyu Pemulihan Sektor Pariwisata Paska Bencana Melalui Peningkatan Investasi. Yuventus Effendi. Analisis Hubungan Perpajakn Pusat Dan Daerah Dalam Mendukung Kebijakan Investasi Nasional. M. Zainul Abidin. Pengaruh Belanja Pemerintah Terhadap Penerimaan Pajak Di Indonesia. Yusuf Munandar Analisis Asuransi Pertanian Terintegrasi Untuk Mendorong Sektor Pertanian. Praptono Djunaedi Efektivitas Diseminasi Kebijakan Fiskal Indonesia Melalui Media Berbasis Handphone. Yusuf Munandar. Korelasi Kebijakan Fiskal Dan Moneter: Uji Empiris Dengan Data Indonesia. Yoopi Abimanyu Optimalisasi Sumber Pembiayaan Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Noeroso L. Wahyudi Flypaper Effect of Unconditional Grants, Non-Matching Grants and Regional Revenue to Regional Spending In East Java Province. Cornelius Tjahjaprijadi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Ekonomi Makro di Indonesia (Bunga Rampai)
Editor: Prof. Robert Simanjuntak, Ph. D (Tahun: 2015)
Makroekonomi memiliki tiga komponen pokok yang terdiri dari fiskal, moneter, dan neraca pembayaran. Masing-masing komponen tersebut memiliki neraca masing-masing. Fiskal dicerminkan oleh neraca Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Moneter diwakili oleh Neraca Konsolidasi Sistim Moneter. Sedangkan neraca pembayaran, sesuai dengan namanya, dapat dilihat dari Neraca Pembayaran. Ketiga komponen tersebut memiliki kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi, salah satu tujuan dari ekonomi pembangunan. Bunga rampai ini, sesuai dengan judulnya, Ekonomi Makro Indonesia, berusaha menyampaikan berbagai kajian yang mewakili masing-masing komponen makroekonomi di atas. Dari sisi fiskal, Bab 1 sampai dengan Bab 5 berisikan tulisan yang membahas dampak pengeluaran pemerintah terhadap ekonomi dalam negeri, diawali dengan belanja negara, diikuti dengan belanja infrastruktur, kebijakan fiskal secara umum, dan fasilitas fiskal bagi sektor manufaktur. Dari sisi moneter, Bab 6 sampai dengan Bab 7 menyampaikan dampak perubahan tingkat bunga terhadap ekonomi Indonesia, dan perbedaan inflasi antar daerah. Selanjutnya dari sisi pembayaran yang membahas hubungan ekonomi antar negara, Bab 8 sampai dengan Bab 10 menyampaikan analisa hubungan tingkat bunga Surat Berharga Negara dengan aliran modal asing, dampak aliran modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi, dan dampak perubahan harga minyak internasional terhadap ekonomi Indonesia. DAFTAR ISI: Pengeluaran Pemerintah dan Impaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu Kebijakan Fiskal Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkelanjutan dan Berkeadilan. Yuventus Effendi Relevansi Kebijakan Perindustrian dan Pemberian Fasilitas Fiskal Bagi Manufaktur Menuju Rantai Nilai Global. Asep Nurwanda & M. Zainul Abidin Dampak Belanja Infrastruktur Terhadap Perekonomian Indonesia dan Kesenjangan Pendapatan. Yuventus Effendi Optimalisasi Sumber-Sumber Pembiayaan Publik Untuk Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. Yoopi Abimanyu Kebijakan Tingkat Bunga dan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu Analisis Konvergensi Inflasi Antar Daerah Dengan Menggunakan Spatial Econometrics. Dwika Darinda & Ferry Irawan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aliran Modal Internasional Ke Surat Berharga Negara (SBN). Rudi Handoko Penanaman Modal Asing, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Negara-Negara Emerging. Nugraheni Kusumaningsih Dampak Penurunan Indonesian Crude Oil Price Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Cornelius Tjahjaprijadi.