Buku
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Ekonomi Makro di Indonesia (Bunga Rampai)
Editor: Prof. Robert Simanjuntak, Ph. D (Tahun: 2015)
Makroekonomi memiliki tiga komponen pokok yang terdiri dari fiskal, moneter, dan neraca pembayaran. Masing-masing komponen tersebut memiliki neraca masing-masing. Fiskal dicerminkan oleh neraca Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Moneter diwakili oleh Neraca Konsolidasi Sistim Moneter. Sedangkan neraca pembayaran, sesuai dengan namanya, dapat dilihat dari Neraca Pembayaran. Ketiga komponen tersebut memiliki kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi, salah satu tujuan dari ekonomi pembangunan. Bunga rampai ini, sesuai dengan judulnya, Ekonomi Makro Indonesia, berusaha menyampaikan berbagai kajian yang mewakili masing-masing komponen makroekonomi di atas. Dari sisi fiskal, Bab 1 sampai dengan Bab 5 berisikan tulisan yang membahas dampak pengeluaran pemerintah terhadap ekonomi dalam negeri, diawali dengan belanja negara, diikuti dengan belanja infrastruktur, kebijakan fiskal secara umum, dan fasilitas fiskal bagi sektor manufaktur. Dari sisi moneter, Bab 6 sampai dengan Bab 7 menyampaikan dampak perubahan tingkat bunga terhadap ekonomi Indonesia, dan perbedaan inflasi antar daerah. Selanjutnya dari sisi pembayaran yang membahas hubungan ekonomi antar negara, Bab 8 sampai dengan Bab 10 menyampaikan analisa hubungan tingkat bunga Surat Berharga Negara dengan aliran modal asing, dampak aliran modal asing terhadap pertumbuhan ekonomi, dan dampak perubahan harga minyak internasional terhadap ekonomi Indonesia. DAFTAR ISI: Pengeluaran Pemerintah dan Impaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu Kebijakan Fiskal Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkelanjutan dan Berkeadilan. Yuventus Effendi Relevansi Kebijakan Perindustrian dan Pemberian Fasilitas Fiskal Bagi Manufaktur Menuju Rantai Nilai Global. Asep Nurwanda & M. Zainul Abidin Dampak Belanja Infrastruktur Terhadap Perekonomian Indonesia dan Kesenjangan Pendapatan. Yuventus Effendi Optimalisasi Sumber-Sumber Pembiayaan Publik Untuk Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. Yoopi Abimanyu Kebijakan Tingkat Bunga dan Ekonomi Indonesia. Yoopi Abimanyu Analisis Konvergensi Inflasi Antar Daerah Dengan Menggunakan Spatial Econometrics. Dwika Darinda & Ferry Irawan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Aliran Modal Internasional Ke Surat Berharga Negara (SBN). Rudi Handoko Penanaman Modal Asing, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Negara-Negara Emerging. Nugraheni Kusumaningsih Dampak Penurunan Indonesian Crude Oil Price Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Cornelius Tjahjaprijadi.
Referensi Risiko Sistemik Perbankan
Penulis : Nugroho Agung Wijoyo (Tahun: 2015)
Buku Referensi Risiko Sistemik Perbankan ini dapat disebut sebagai referensi pertama yang mengupas secara komprehensif tentang seluk beluk risiko sistemik perbankan serta menjawab nuansa dahaga akan kebutuhan jaring pengaman terhadap sistem keuangan bagi Indonesia. Buku ini menyajikan referensi teoretis, dan selanjutnya juga menguraikan fakta krisis keuangan yang pernah terjadi di Indonesia, lengkap dengan respons kebijakan dan landasan hukumnya. Buku ini mengulas secara baik bagaimana jaringan pengaman sistem keuangan bekerja dan bagaimana implementasi nantinya di Indonesia sejalan dengan kebutuhan terhadap Undang-Undang Jaringan Pengaman Sistem Keuangan. Buku ini juga dapat menjadi bahan referensi penting bagi para peneliti, pengamat, birokrat, pengambil keputusan, analis, dan pihak-pihak yang tertarik mendalami Risiko Sistemik Perbankan.
Program Pembiayaan Pertanian
Editor : Freddy R. Saragih, Hidayat Amir, Insyafiah (Tahun: 2015)
Gagasan para penulis dalam buku ini lahir dari sebuah kesadaran bahwa potensi pertanian Indonesia harus membuahkan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Pemerintah harus hadir di tengah-tengah petani untuk menangkap harapan dan menyahuti aspirasi. Buku ini sangat lengkap dan komprehensif dalam menangkap permasalahan-permasalah ini karena memaparkan konsep dasar, teori ekonomi pembangunan, paradigma pemberdayaan, dan telaah empiris pembiayaan pertanian di Indonesia. Buku ini patut menjadi rujukan bagi mereka yang peduli pada pembangunan pertanian, terutama para perumus dan pelaksana kebijakan, panduan bagi pelaku ekonomi, dan referensi bagi akademisi.
IJEPA Dukungan Terhadap Produksi, Ekspor, dan Impor Manufaktur Indonesia
Penulis : Sigit Setiawan (Tahun: 2015)
IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) merupakan kerjasama perdagangan dan investasi secara bilateral pertama dan satu-satunya yang disepakati Indonesia dengan negara mitra. Ijepa ditandatangani oleh Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Jepang Mr. Shinzo Abe pada tanggal 20 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Sedangkan implementasi IJEPA di kedua negara berlaku sejak tanggal 1 Juli 2008. IJEPA dibentuk berdasarkan tiga pilar, yaitu: 1. Liberalisasi (liberalization),2. Fasilitasi (Facilitation), dan 3. Kerjasama (Cooperation) untuk mendorong empat sektor penggerak di bidang industri manufaktur yakni sektor otomotif, sektor listrik dan elektronika, sektor alat berat dan mesin konstruksi, dan sektor energi. Buku ini akan mengupas sejauh mana IJEPA telah mendorong produksi, ,meningkatkan ekspor, dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor produk-produk manufaktur.
Politik Energi Dalam Kebijakan Fiskal
Editor : Syahrir Ika, Hidayat Amir dan Hadi Setiawan (Tahun: 2015)
Isu energi dalam kebijakan fiskal sangatlah banyak. Muaranya adalah bagaimana kebijakan fiskal ikut mendorong program ketahanan energi nasional. Berbagai masalah terkait politik energi dan bagaimana kebijakan fiskal meresponnya untuk menjamin kebijakan fiskal mewarnai setiap isu yang diulas. Buku ini menarik dibaca sebagai salah satu rujukan untuk mengetahui secara mendalam berbagai permasalahan dan isu mengenai politik energi di Indonesia khususnya yang berkaitan dengan Kebijakan Fiskal yang menjadi kewenangan Kementerian Keuangan. Bunga rampai ini mendokumentasikan diskusi tersebut agar dapat menjadi konsumsi publik dan berharap dapat memantik percik api diskusi lanjut yang konstruktif. Daftar Isi: 1. Politik Energi Untuk Mengatasi Penyaderaan Subsidi Energi Terhadap APBN: Tantangan Bagi Presiden RI yang Baru. 2. Energi Nasional: Arah Kebijakan, Kinerja, dan Hambatan Pelaksanaannya 3. Kebijakan Diversifikasi Energi dan Dampaknya Terhadap Ketahanan Energi Nasional dan Belanja Negara 4. Mereposisi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK - Migas) 5. Konversi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas Pada Sektor Transportasi: Mungkinkan Dilakukan? 6. Evaluasi Kritis Formula Subsidi BBM dan Usulan Solusinya 7. Solusi Menekan Tingginya Impor BBM 8. Implementasi Peningkatan Porsi Biodiesel Terhadap BBM Solar & Pembangkit Listrik Tahun 2013 - 2014 9. Kebijakan Ketenagalistrikan Indonesia 10. Potensi Pemanfaatan Tenaga Air Untuk Listrik 11. Penyediaan Tenaga Listrik dengan Skema Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS): Studi Kasus Pelaksanaan Proyek KPS IPP PLTU Jawa Tengah 12. Evolusi Penjaminan Pemerintah Pada Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 13. Jaminan Pemerintah dan Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik dengan Menggunakan Energi terbarukan, Batubara, dan Gas