Buku

Penguatan Fundamental Sektor Keuangan Dalam Mendukung Stabilitas Perekonomian

Editor: Dr. Yoopi Abimanyu, Lokot Zein Nasution & Muhammad Afdi Nizar (Tahun : 2017)

Buku ini menyajikan berbagai analisis, hasil penelitian, pemikiran, dan rekomendasi mengenai beragam isu di sektor keuangan. Pembahasan diawali dengan tingkat keuangan inklusif Indonesia 2015, yang menggunakan pendekatan data Susenas 2015 dan kemudian dilanjutkan dengan kajian mengenai optimalisasi penerimaan perpajakan melalui kelonggaran kerahasiaan perbankan. Bagian selanjutnya membahas isu pasar modal, kemudian dilanjutkan dengan analisis deskriptif perbandingan kinerja surat berharga syari'ah dengan surat berharga konvensional, aktivitas ekonomi syariah,dan dibagian terakhir buku ini membahas tentang strategi fiskal atasi ketimpangan pendapatan yang dikaitkan dengan kredit usaha rakyat dan pembiayaan ultra mikro.

Keragaman informasi dan analisis yang dipaparkan dalam buku ini diharapkan dapat memperkaya khasanah pembaca dan buku ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi siapapun yang berminat menelaah masalah - masalah di sektor keuangan. Semoga karya ini dapat memberikan sumbangan yang terbaik bagi Kementerian Keuangan.

DAFTAR ISI :

  1. Level Keuangan Inklusif Indonesia 2015 : Studi Kasus Data Susenas 2015. Tri Achya Ngasuko
  2. Analisa Optimalisasi Penerimaan Perpajakan Melalui Strategi Kelonggaran Kerahasiaan Perbankan. Lokot Zein Nasution
  3. Pengaruh Kebijakan Tax Amnesty Terhadap Nilai Transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Suparman Zen Kemu
  4. Influence of BI Rate, Export, Govermente Policy to Composite Stock Price Index (IHSG). Suparman Zen Kemu
  5. Dampak Kepemilikan Asing Terhadap Pasar Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia. Alfan Mansur Al Arif
  6. Analisis Deskriptif Perbandingan Kinerja Surat Berharga Syariah dengan Surat Berharga Konvensional. Afifi hanifah, Tuti Sariningsih Budi Utami
  7. Mendeteksi Permasalahan Perepajakan bagi Pengembangan Sukuk di Indonesia. Lokot Zein Nasution
  8. Pengembangan Wakaf Produktif di Indonesia : Potensi dan Permasalahan. Muhammad Afdi Nizar
  9. Foreign Ownership of Insurance Comapnies : Indonesian Case 2012-2015. Tri Achya Ngasuko
  10. Konflik Keagenan Dalam Usaha Bersama Asuransi AJB Bumiputera 1912. Afif Hanifah
  11. Strategi Fiskal Atas Ketimpangan Pendapatan. Syahrir Ika

Aspek Fiskal Bisnis Hulu Migas

Editor: Rofyanto Kurniawan & Hidayat Amir (Tahun : 2017)

Buku ini menjadi dokumentasi dan sarana publikasi atas kajian mengenai perubahan besar yang terjadi dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah kontribusi Migas dalam APBN. Kontribusi Migas bagi pendapatan negara merosot tajam. Terdapat dua faktor utama yang mengakibatkan penurunan kontribusi penerimaan ini: (1) harga migas dunia yang anjlok, dan (2) produksi minyak nasional yang mengalami trend penurunan. Selain fenomena tersebut di atas, buku ini juga menyoroti fenomena cost recovery yang nilainya meningkat sementara lifting produksi minyak sedang mengalami penurunan. Melihat fenomena ini para peneliti di Pusat Kebijakan APBN melakukan studi untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif terkait aspek fiskal bisnis hulu migas.

Dinamika Bisnis Hulu Migas dalam hubungannya dengan negara memberikan perspektif menarik untuk didiskusikan terutama terkait aspek fiskalnya untuk memenuhi tujuan bernegara. Pertanyaan sederhana: “Apakah sektor migas telah memberikan kontribusi terbaik bagi fiskal?” ternyata tidak mudah untuk dijawab. Buku ini hanya sebagian kecil kepedulian dari peneliti di Badan Kebijakan Fiskal untuk memberikan kontribusi diskusi konstruktif untuk mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. 

DAFTAR ISI:

1. Kontribusi Minyak Bagi Perekonomian Indonesia. Hidayat Amir

2. Dinamika Penerimaan Negara Sektor Migas. Praptono Djunedi

3. Potret Dan Tantangan Migas Indonesia. Tri Wibowo

4. Analisis Pemilihan Skema Fiskal Bisnis Hulu Migas. Abdul Aziz

5. Cost Recovery Dan Kondisi Proyek Hulu Migas Nasional. Anda Nugroho

6. Kondisi Cost Recovery Dan Penerimaan Negara Dari Sektor Migas. Eko Wicaksono

7. Migas: Antara Indonesia Dan Malaysia. Tri Wibowo

8. Production Sharing Contract Dan Cost Recovery: Perjanjian Pengusahaan Minyak Dan Gas Bumi. Akhmad Yasin

9. Menakar Potensi Manfaat Dan Kerugian Psc Gross Split Bagi APBN. Abdul Aziz

10. Perkembangan Pengaturan Kontrak Kerja Sama Pengusahaan Minyak Dan Gas Bumi di Indonesia. Akhmad Yasin

11. Hambatan Investasi Sektor Hulu Migas di Indonesia. Praptono Djunedi

12. Meningkatkan Produksi Minyak Nasional: Mungkinkah? Hidayat Amir


Baca   Download

Indonesia and ASEAN Plus Three Financial Cooperation; Domestic Politics, Power Relations, and Regulatory Regionalism

Eko Saputro (Tahun : 2017)

Financial regionalism in East Asia has stimulated not only a new architecture for regional governance, but also a transformation in Indonesia’s national regulatory framework. As a relatively new phenomenon compared to trade regionalism, financial regionalism has successfully shaped cooperative networks among financial authorities in East Asia. In this incisive new book, Eko Saputro explores how new financial alliances and regulatory frameworks will allow Indonesia to rapidly take a new place at the global table, bringing the explosive growth that other Asian countries have seen to the archipelago nation. This book will be of equal value to academics, policy makers, students, and scholars, both in the region and abroad.

CONTENTS:

  1. Introduction: Indonesia and the Dynamics of Regional Financial Cooperation.
  2. Explaining Financial Regionalism in East Asia.
  3. The Progress of East Asian Financial Regionalism.
  4. Domestic Politics in Indonesia and Financial Regionalism in East Asia.
  5. Power Relations, Bilateral ties and Indonesia’s Responses
  6. Indonesia and the CMIM
  7. Indonesia and the ABMI
  8. Conclusions

Bunga Rampai Kebijakan Makro-Fiskal Indonesia

Editor: Riyanto & Widiyanto (Tahun : 2016)

Kebijakan ekonomi pada dasarnya merupakan interaksi yang dinamis dan sinergis di antara tiga kebijakan ekonomi utama yaitu kebijakan fiskal, kebijakan moneter dan kebijakan sektor riil. Interaksi yang dinamis dan sinergis antara tiga kebijakan tersebut bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif adil dan merata dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif adil dan merata dalam rangka mencapai Visi Pembangunan Nasional 2016-2020 yaitu Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong. Bunga Rampai yang berjudul “Kebijakan Makro-Fiskal Ekonomi Indonesia” ini berusaha menyampaikan berbagai kajian yang mewakili masing-masing kebijakan ekonomi di atas namun dengan penekanan pada kebijakan ekonomi makro dan kebijakan fiskal.

DAFTAR ISI:

  1. Membangun Indeks Koinsiden Untuk Konsumsi Dan Investasi. Riyanto, Anton Hendranata, Usman, Dan Rudi Handoko.
  2. Penanaman Modal Asing Dan Investasi. Yoopi Abimanyu
  3. Pemulihan Sektor Pariwisata Paska Bencana Melalui Peningkatan Investasi. Yuventus Effendi.
  4. Analisis Hubungan Perpajakn Pusat Dan Daerah Dalam Mendukung Kebijakan Investasi Nasional. M. Zainul Abidin.
  5. Pengaruh Belanja Pemerintah Terhadap Penerimaan Pajak Di Indonesia. Yusuf Munandar
  6. Analisis Asuransi Pertanian Terintegrasi Untuk Mendorong Sektor Pertanian. Praptono Djunaedi
  7. Efektivitas Diseminasi Kebijakan Fiskal Indonesia Melalui Media Berbasis Handphone. Yusuf Munandar.
  8. Korelasi Kebijakan Fiskal Dan Moneter: Uji Empiris Dengan Data Indonesia. Yoopi Abimanyu
  9. Optimalisasi Sumber Pembiayaan Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Noeroso L. Wahyudi
  10. Flypaper Effect of Unconditional Grants, Non-Matching Grants and Regional Revenue to Regional Spending In East Java Province. Cornelius Tjahjaprijadi.

Jasa Keuangan IJEPA: Tinjauan Perlakuan Istimewa & Manfaatnya

Editor: Dr. Irfa Ampri, Gandy Setiawan, Eladirman (Tahun : 2016)

Kesepakatan IJEPA, semenjak berlaku efektifnya pada tanggal 1 Juli 2008 lalu hingga pada saat kajian ini disusun, tercatat telah menginjak usia tujuh tahun. Sementara itu, berdasarkan ketentuan dalam pasal 151 perjanjian IJEPA, paska lima tahun implementasi IJEPA pihak Indonesia dan Jepang dapat melakukan general review untuk membahas isu-isu strategis dalam IJEPA yang perlu disesuaikan berdasarkan perspektif kepentingan kedua pihak. Terkait dengan hal tersebut, pada tahun 2015 Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral (PKRB) – Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan kemudian menggagas dilaksanakannya suatu kajian evaluasi terhadap pemanfaatan IJEPA jasa keuangan bagi Indonesia. Buku ini dapat menjadi bagian literatur penting bagi berbagai pihak yang berkepentingan untuk memahami dinamika pemanfaatan implementasi jasa keuangan IJEPA, dan berguna bagi perumusan kebijakan kerjasama ekonomi selanjutnya baik dengan Jepang maupun negara mitra Indonesia lainnya.

DAFTAR ISI:

  1. Pendahuluan
  2. Struktur Jasa Keuangan dan Komitmen WTO Indonesia dan Jepang
  3. Kepentingan Nasional Indonesia dalam Sektor Jasa Keuangan
  4. Perlakuan Istimewa IJEPA
  5. Pemanfaatan Aktual Terhadap Perlakuan Istimewa IJEPA
  6. Manfaat Terhadap Kepentingan Nasional Indonesia
  7. Strategi Indonesia Mengawal IJEPA Jasa Keuangan