Sosialisasi Tarif Bea Masuk

Pekanbaru (23/02): Badan Kebijakan Fiskal bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Tarif Bea Masuk Umum, Tarif Bea Masuk Preferensi Dalam Rangka Kerjasama Perdagangan Internasional Dan Tarif Bea Masuk Khusus di Hotel Pangeran Provinsi Riau. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan kesepahaman mengenai Harmonized System (HS) yang telah di tetapkan oleh WCO (World Customs Organization) di tahun 2012 kepada para instansi terkait dan pelaku usaha di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan ini, sosialisasi dihadiri oleh Dinas Kementerian/lembaga terkait sektor industri, perdagangan dan penanaman modal serta perwakilan dari asosiasi-asosiasi terkait, serta perwakilan dari pelaku usaha di Provinsi Riau. Acara sosialisai dibuka oleh Bapak Firdaus Wakil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau pada pukul 09.00 WIB.

Mengawali acara ini, sebagai moderator adalah Bapak Chrisman Kepala Subbidang Tarif Regional, Badan Kebijakan Fiskal. Selanjutnya moderator memberikan waktu kepada Adriyanto, Kasubdit Klarifikasi Barang di Direktorat Jenderal Bea dan  Cukai, Kantor Pusat. Adriyanto untuk memaparkan tentang Sistem yang dinamakan BTKI 2012 yang merupakan penerapan HS 2012 oleh WCO.  Selanjutnya pembicara kedua Eladirman, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai I, Badan Kebijakan Fiskal. Memaparkan  tentang Tarif Bea Masuk Umum yang berlaku pada tahun ini. Selanjutnya Pembicara ketiga Miftahudin, Kepala Subbidang Tarif Mulilateral dan Umum, Badan Kebijakan Fiskal memaparkan Tarif Bea Masuk Preferensi.  Pembicara selanjutnya Wilhem Kepala Subbidang Tarif Khusus, Badan Kebijakan Fiskal memaparkan Tarif Bea Masuk Khusus dan pembicara terakhir Sosialisasi ini adalah Bayu Seiawan Kepala Seksi Prosedur Ekspor dan Impor, Kementerian Perdagangan memaparkan Perkembangan Rules of Origin (ROO) dan Pemanfaatan SKA Preferensi.

Peserta yang hadir dan memenuhi ruangan Aula Mirror di Hotel Pangeran sebagai tempat sosialisai tampak serius dan antusias mengikuti soasialisai dari awal hingga penutupan. Banyak pertanyaan teknis yang ditanyakan oleh peserta sosialisasi kepada pembicara misalnya tentang mekanisme ekspor untuk negara kawasan ASEAN dan apakah semuanya komoditaas akan medapatkan BMDT dll. Pertanyaan ini memberikan suasana sosialisasi jadi aktif dan feedback berupa kuesioner yang dikumpulkan setelah selesai acara diharapkan dari penyelengaraan acara ini semoga acara selanjutnya bisa ditingkatkan baik segi waktu, materi dan pendukung. (GH)