The OECD Southeast Asia Regional Forum
Jakarta (25/03): Bertempat di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Rabu, 25 Maret 2015, Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menyelenggarakan The OECD Southeast Asia Regional Forum. Acara ini dibuka secara bersama-sama oleh Menteri Keuangan, Bambang P.S. Brodjonegoro; Sekretaris Jenderal OECD, Angel Gurria; Deputy Secretary-General ASEAN, Lim Hong Hin; dan Vice-Minister for Foreign Affairs Japan, Kentaro Sonoura. Forum kali ini mengambil tema “Enhancing Regional Integration and Opennes”.
Pada penyelenggaraan forum ini dilakukan juga peluncuran OECD Economic Survey on Indonesia dan OECD Education Policy Review on Indonesia. Survei OECD tersebut merupakan program kerja reguler yang berisikan penilaian OECD terhadap kondisi ekonomi dan pendidikan nasional di Indonesia serta rekomendasi strategi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang optimal sesuai dengan target pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.
Adapun acara inti dari forum regional ini dibagi menjadi 4 (empat) sesi pertemuan. Sesi pertama membahas mengenai perspektif makroekonomi dan tantangan kebijakan struktural yang utama di ASEAN: agenda pasca-2015. Sesi kedua membahas mengenai memaksimalkan manfaat dari integrasi regional. Sesi ketiga membahas mengenai integrasi regional dan keterbukaan. Dan sesi keempat atau yang terakhir membahas mengenai produktivitas meningkatkan kebijakan yang mendukung integrasi regional.(mi/frs)
Untuk informasi lebih jelasnya dapat dibaca pada Siaran Pers di bawah ini.



