The Fifth Meeting of the Working Group of the ASEAN Forum on Taxation
Yogyakarta (30/09): Untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah diambil dalam The 19th ASEAN Finance Ministers’ Meeting (AFMM) dan ASEAN Financial Integration Plan post 2015, Kementerian Keuangan bekerjasama dengan Sekretariat ASEAN dan World Bank mengadakan The Fifth Meeting of the Working Group of the ASEAN Forum on Taxation. Pertemuan ini merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan Integrasi Finansial ASEAN yang divisikan akan terwujud di tahun 2025. Acara yang berlangsung dari tanggal 29 sampai 30 September ini memiliki beberapa agenda utama seperti melanjutkan jaringan perjanjian pajak bilateral, meningkatkan kerjasama pertukaran informasi antar negara ASEAN, harmonisasai pajak regional dan mengatasi permasalahan Base Erosion and Profit Shifting (BEPS). Pertemuan kali ini diketuai oleh Goro Ekanto, kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan dan sebagai wakilnya, Bambang Irawan, asisten direktur Finance Integration Division dari Sekretariat ASEAN.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah bagaimana meningkatkan kerjasama antara negara-negara ASEAN dalam mengatasi permasalahan Base Erosion and Profit Shifting (BEPS). BEPS adalah penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan multinasional dengan memindahkan keuntungan ke tempat yang berbeda dari tempat bisnis berjalan. Tanpa adanya kerjasama yang baik, negara-negara ASEAN dapat terjerumus dalam persaingan tarif pajak yang tidak sehat dan merugikan usaha bisnis kecil domestik.
Dalam pertemuan ini juga dibahas tentang kemungkinan penggunaan Global Tax Identification Number (Global TIN) atau Nomor Pokok Wajib Pajak yang bisa digunakan secara Regional. Pemakaian Global TIN akan mempermudah dalam pertukaran informasi antar negara di kawasan ASEAN, tetapi masih banyak hambatan untuk mengimplementasikannya. Alternatif lain yang diajukan adalah pertukaran informasi tentang TIN dari masing-masing negara dengan menerapkan Auto Exchange of Information (AEOI).
Hasil dari pertemuan ini diagendakan akan dibawakan kembali pada The 20th ASEAN Finance Ministers’ Meeting (AFMM) di Republik Demokratik Rakyat Laos tahun 2016. (PG/AP)