2nd Annual Islamic Finance Conference, The Role of Islamic Finance in Eradicating Poverty and Income Inequality

Kementerian Keuangan Republik Indonesia akan menyelenggarakan the 2nd Annual Islamic Finance Conference: The Role of Islamic Finance in Eradicating Poverty and Income Inequality pada tanggal 23 – 24 Agustus 2017 di Yogyakarta. Acara ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Keuangan dengan Islamic Research and Training Institute – Islamic Development Bank Group (IRTI-IDBG), Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), serta didukung oleh World Bank dan Universitas Gadjah Mada.
Disela-sela penyelenggaraan 2nd AIFC tahun ini juga akan digelar the Young Islamic Economist Forum (YIEF). YIEF merupakan sebuah forum yang didedikasikan untuk para ekonom muda meningkatkan kontribusinya dalam mengaplikasikan teori, model dan instrumen ekonomi dan keuangan syariah dalam menjawab permasalahan ekonomi dan sosial untuk mendukung pembangunan. klik untuk pendaftaran

Acara ini akan mengundang berbagai pihak meliputi regulator dan pembuat kebijakan, institusi keuangan, lembaga multilateral, dan juga akademisi. Dengan memfasilitasi dialog tingkat tinggi antar peserta, acara ini dimaksudkan untuk memperkuat peran dari keuangan syariah dalam menanggulangi kemiskinan dan memangkas kesenjangan pendapatan guna mendukung implementasi sustainable development goals. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan dana-dana sosial keagamaan seperti zakat dan wakaf sebagai penunjang anggaran pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi dalam rangka menunjang pembangunan nasional.
![]() |
|
|
|
H.E. Sri Mulyani Indrawati |
H.E. Dr. Bandar M. H. Hajjar |
|
|
|
|||||
|
Prof. Suahasil Nazara |
H.R.H. Hamengkubuwono X |
Dr. Mansur Muhtar |
Dr. Gellwyn D.H. Jusuf |
||||
|
|
|
|
||||
|
Eklil Ahmad Hakimi |
Dr. Rodrigo A. Chaves |
Prof. Mahmoud Mohieldin |
Prof. Mehmet Asutay |
||||
|
|
|
|||||
|
Dr. Robert Pakpahan |
Ratih Rachmawaty |
M. Fauzi Ichsan |
Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro |
||||
|
|
||||||
|
Prof. Sabina Alkire |
Alwaleed F. Alatabani |
Dr. Bambang Widianto |
Mahmud Ali Zain |
||||
|
|
|
|
||||
|
Naci Agbal |
Dr. Anggito Abimanyu |
Prof. Murat Cizakca |
Prof. Bambang Sudibyo |
![]()
