Kunjungan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro

Jakarta, (15/8): Bertempat di Aula Lantai 2 Gedung R.M. Notohamiprodjo Kementerian Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menerima kunjungan dari mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Publik BKF, Endang Larasati dan menghadirkan dua narasumber yaitu Evy Mulyani, Kepala Bidang Kebijakan Keuangan Inklusif, Pusat Kebijakan Sektor Keuangan BKF dan Joko Tri Haryanto, Peneliti Madya BKF, serta dimoderatori oleh Andi Rahman Salasa, Kepala Subbagian Pengelolaan Kinerja Organisasi, Sekretariat BKF.

Evy Mulyani yang berkesempatan menjadi narasumber pertama memberikan paparan mengenai keuangan inklusif di Indonesia. Evy menjelaskan kepada mahasiswa bahwa keuangan inklusif merupakan kondisi ketika setiap anggota masyarakat mempunyai akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas dengan tepat waktu, lancar, aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Untuk mencapai keuangan inklusif, dibutuhkan beberapa strategi antara lain edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, layanan keuangan pada sektor pemerintah dan perlindungan konsumen.

Berikutnya, narasumber kedua, Joko Tri Haryanto menyampaikan paparan tentang peran kebijakan fiskal dalam mendukung pengembangan green/blue economy. Green Economy artinya adalah ekonomi yang lebih bertanggungjawab dalam hal penggunaan sumber daya. Kesalahan ekonomi konvensional dulu adalah ketika menganggap sumber daya unlimited sehingga muncul pola eksploitasi alam sebesar-besarnya. Setelah menyadari bahwa sumber daya itu ada batasnya, oleh karena itu sekarang kita merasa perlu bijaksana dalam menggunakan sumber daya, sehingga gerakan yang dulunya egosentris berubah menjadi ekosentris. Setelah pemaparan dari kedua narasumber, dibuka sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. (cs/ps)