DJSEF Selenggarakan Forum Diskusi Kampung Nelayan Merah Putih di Cirebon
Cirebon (10/09/2026) - Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) menyelenggarakan Forum and Technical Assistance for Regional Economy (FTARE) di Cirebon dengan tema “Kampung Nelayan Merah Putih: Pesisir Maju, Indonesia Melaju” dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wadah dialog strategis bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan untuk membahas penguatan pembangunan kawasan pesisir melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat pemerataan ekonomi di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
Acara ini diawali dengan keynote speech dari Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, Fahma Sari Fatma serta Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi (DSKPE) DJSEF, Ferry Ardiyanto. Dalam opening remarks nya, Ferry menegaskan bahwa penguatan fungsi kewilayahan menjadi kunci untuk menjembatani perumusan kebijakan fiskal nasional dengan implementasinya di daerah, sehingga diperlukan sinergi yang erat antara Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan regional.
Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan perspektif komprehensif dari sisi kebijakan fiskal, sektor kelautan dan perikanan, serta evaluasi implementasi di daerah. Analis Kebijakan Ahli Madya DJSEF, Noor Iskandarsyah, memaparkan perkembangan ekonomi terkini dan arah kebijakan fiskal tahun 2026. Selanjutnya, Ketua Tim Kerja Analis Monitoring Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, Agus Haryanto, menjelaskan optimalisasi pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi. Sementara itu, Raden Muhammad Purnagunawan, Local Expert DJPb Provinsi Jawa Barat menyampaikan analisis mengenai efektivitas dan dampak dukungan fiskal terhadap keberhasilan Program KNMP di Provinsi Jawa Barat.
Melalui FTARE ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir. Keberhasilan KNMP tidak bisa mengandalkan pendekatan sektoral tunggal, melainkan perlunya sinergi terpadu antara beberapa Kementerian atau Lembaga. Berbagai masukan, pengalaman, dan rekomendasi yang dihasilkan dari forum ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah. Sejalan dengan semangat “Pesisir Maju, Indonesia Melaju”, Program KNMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi pesisir yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.



