Seminar Transforming Capital Inflow Into Real Investment
![]()
Bali (17/12/2011): Kepala Badan Kebijakan Fiskal Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menyampaikan kata penutup pada seminar yang bertema Transforming Capital Inflow Into Real Investment Through Sound Fiscal Policy yang diadakan oleh BKF bekerja sama dengan Asian Development Bank di Bali pada tanggal 16-17 Desember 2011.
Berikut kesimpulan yang disampaikan oleh Kepala BKF terkait pengalaman Indonesiaia pada kebijakan insentif pajak dan penerimaan:
Indonesia memilki iklim investasi yang sehat ditandai dengan pertumbuhan FDI dan realisasi investasi dalam negeri. Hal ini juga dibuktikan dengan meningkatnya rating Indonesia berdasarkan Fitch Rating menjadi BBB- sehingga Indonesia mencapai Investment Grade. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir menunjukan angka yang lebih baik dibanding negara-negara yang berada di rating yang sama. Kondisi ini didukung dengan kuatnya domestic demand dan diversifikasi ekonomi termasuk kebijakan fiskal yang sesuai.
Dari sisi penerimaan pajak, pertumbuhan penerimaan pajak selama beberapa tahun terakhir menunjukan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Selain mendukung kondisi politik dan ekonomi indonesia yang stabil, optimalisasi penerimaan pajak di Indonesia juga berkontribusi kepada dua hal yaitu reformasi dan modernisasi pajak yang terus berlangsung dan insentif pajak yang diberikan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan meningkatkan iklim bisnis dan investasi di Indonesia.
Untuk mendorong meningkatnya investasi, salah satu kebijakan yang dilakukan adalah melalui insentif pajak. Namun dalam menentukan kebijakan insentif pajak, perlu diperhatikan di satu sisi pajak sebagai sumber utama penerimaan negara dan di sisi lain adalah kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang menarik. Dalam rangka meningkatkan daya tarik investasi, insentif pajak merupakan hal yang penting tetapi hanyalah salah satu dari sekian faktor mempengaruhi keputusan investasi. Faktor lainnya seperti kepastian hukum, ketersediaan infrastruktur dan kemudahan melakukan bisnis juga merupakan faktor-faktor yang penting untuk menarik investasi.