Pameran Pekan Anti Korupsi di Yogyakarta
Yogyakarta (11/12): Badan Kebijakan Fiskal bersama-sama dengan seluruh unit eselon I di Kementerian Keuangan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran pekan anti korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kali ini berlokasi di Grha Sabha Pramana, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Acara yang dimulai pada tanggal 9 – 11 Desember 2014 ini dalam rangka mensosialisasikan pentingnya mencegah bahaya korupsi tidak hanya kepada publik tetapi mulai ditanamkan pada dunia pendidikan sejak dini. Hal ini dapat dilihat pada pengunjung pameran mulai dari tingkat SD sampai Mahasiswa tingkat lanjut.
Pameran yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia ini, dimeriahkan oleh berbagai booth stand dari Kementerian, BUMN, Perbankan, Pemda, dan lain-lain. Sejak hari pertama dibuka booth stand Kemenkeu selalu dipenuhi pengunjung yang ingin memberikan testimoninya. Testimoni tersebut kemudian ditempel memenuhi booth stand Kemenkeu. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat ikut serta dalam lelang barang gratifikasi dengan melakukan registrasi di stan Kemenkeu.
Badan Kebijakan Fiskal ikut berpartisipasi dalam stan Kemenkeu dengan memberikan simulasi mengenai APBN, mulai dari formulasi perhitungan sampai dengan penjelasan pengaruh subsidi BBM terhadap keseimbangan APBN. Simulasi tersebut dilakukan di lantai 2 pada booth stand Kemenkeu yang memang didesain bertingkat. Simulasi tersebut dipandu oleh Futu Faturay, Kepala Subbidang Penerimaan Pajak Tidak Langsung, Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Badan Kebijakan Fiskal.
Pada Hari Kedua, Stan Kemenkeu yang bersebelahan dengan panggung utama tidak begitu banyak menerima pengunjung disebabkan oleh tertutupnya akses jalan menuju stan karena adanya acara program TV di panggung utama, stan baru dapat dikunjungi kembali sekitar pukul 14.00 WIB.
Di hari ketiga, kembali terjadi penumpukan pengunjung pada stan kemenkeu. Antrian untuk mengisi testimoni terlihat mengular menutupi stan-stan yang bersebelahan dengan stan Kemenkeu. Pada Panggung utama, Kemenkeu juga memeriahkan acara dengan dibukanya lelang barang gratifikasi, seluruh kursi peserta lelang terlihat penuh bahkan ada beberapa peserta yang berdiri mengikuti jalannya lelang barang gratifikasi tersebut.Setelah dilakukan lelang, diumumkan juga beberapa penghargaan predikat unit kerja berkategori Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dan penghargaan pada unit kerja berkategori wilayah bebas dari korupsi yang didominasi oleh unit-unit kerja di Kementerian Keuangan.
Di akhir acara pameran, diumumkan penghargaan untuk stan terbaik pada pameran kali ini. Kementerian Keuangan kembali menjadi pemenang dengan meraih Penghargaan Stan terbaik, dengan ini Kemenkeu meraih penghargaan tersebut selama 2 tahun berturut. Penghargaan ini diberikan tidak hanya dilihat dari kualitas stan, namun dari pelayanan, jumlah pengunjung, dan berbagai macam penilaian lainnya. Pengunjung pada stan kemenkeu selama tiga hari ini terdata lebih dari 2400 pengunjung. (aam/kspa)






