Menteri Keuangan dan Ketua WIEF Foundation Menutup Perhelatan WIEF Ke-12
Jakarta, (4/8): Setelah berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 2-4 Agustus 2016, hari ini secara resmi perhelatan World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 ditutup oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua WIEF Foundation Tun Musa Hitam. Dengan mengangkat tema “Decentralising Growth, Empowering Future Business”, WIEF ke-12 yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta ini menghadirkan 52 pembicara pada 23 sesi diskusi panel dan masterclass, dengan total jumlah peserta sebanyak 4.200 termasuk kepala negara dan tokoh-tokoh penting dari berbagai negara dan perusahaan multinasional.
Dalam sambutan penutupnya, Menteri Keuangan menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas kesuksesan penyelenggaraan WIEF ke-12 di Jakarta. Beliau memaparkan sejumlah kesimpulan dari pelaksanaan Forum WIEF ke-12. Pertama adalah mengatasi kurangnya pengetahuan tentang produk keuangan Islam, serta kurangnya kemampuan perusahaan keuangan dalam melihat prospek jangka panjang yang ditawarkan oleh bisnis halal terkait. Kedua, menguatkan mekanisme pembiayaan infrastruktur jangka panjang termasuk asset-backed securities. Dan ketiga, membangun kolaborasi yang lebih baik antara grass root company dan industri mainstream.
Forum WIEF ke-12 juga berhasil membukukan total nilai investasi sebesar US$ 900 juta serta penandatanganan 10 nota kesepahaman. Selain itu, dalam WIEF kali ini ditampilkan pula MOCAfest (Marketplace of Creative Arts Festival) yang menghadirkan beragam karya film, seni visual, musik, busana, serta kuliner.
Dalam pidato penutupnya, Ketua WIEF Foundation Tun Musa Hitam menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia yang telah mensukseskan penyelenggaraan Forum WIEF ke-12 ini. "WIEF telah menjadi sarana dalam menginisiasi diskusi penting dan menarik, terima kasih Indonesia atas kehangatan dan keramahannya," tutupnya. (atw/pg/as)