Buka The Bali Fintech Agenda, Jokowi Minta Dunia Hati-Hati Membuat Regulasi Internet

Nusa Dua, Bali, (11/10); Presiden Joko Widodo meminta dunia agar membuat regulasi mengenai internet dengan hati-hati dan memperhatikan kepentingan konsumen.

"Kita tidak boleh terburu-buru meregulasi ini tapi biarkan inovasi ini tumbuh terlebih dahulu. Kita harus menyikapi gelombang inovasi dengan aturan yang ringan dan save harbour," kata Jokowi pada saat membuka The Bali Fintech Agenda pada rangkaian seminar Annual Meeting IMF-WB di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Presiden melihat apabila regulasi terlalu ketat dan menciptakan sistem yang tertutup, akan menyebabkan kegiatan ekonomi menjauh dari ekonomi siber. “Kita harus mendorong terciptanya standar dan keterbukaan global.” Ungkap Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, dan Gubernur Bank Sentral Inggris tampil sebagai pembicara. 

Sri Mulyani menyampaikan bahwa perkembangan pesat di sektor teknologi keuangan tidak menciptakan disrupsi yang mengganggu ekonomi dan tatanan sosial. Ia mengatakan The Bali Fintech Agenda akan membantu negara di dunia membuat kerangka kebijakan agar teknologi keuangan dapat melindungi konsumen dan tidak mengancam stabilitas keuangan.

Lebih lanjut, Christine Lagarde mengatakan bahwa The Bali Fintech Agenda akan membuat kebijakan yang akan dijadikan panduan dan dipastikan akan melibatkan seluruh institusi keuangan di dunia serta tidak mengganggu stabilitas keuangan dunia.  

Adapun 12 elemen The Bali Fintech Agenda yang diluncurkan oleh IMF bersama dengan Bank Dunia yakni:

  1. Mendukung perkembangan fintech
  2. Memanfaatkan teknologi baru untuk meningkatkan pelayanan jasa keuangan
  3. Mendorong kompetisi serta berkomitmen kepada pasar yang terbuka, bebas dan teruji
  4. Perlunya inklusi keuangan untuk semua orang dan mengembangkan pasar keuangan
  5. Memantau perkembangan perubahan di sistem finansial
  6. Menyesuaikan kerangka kebijakan dan praktek pengawasan terhadap perkembangan teknologi dan stabilitas sistem keuangan
  7. Melindungi integritas sistem keuangan
  8. Menyesuaikan kerangka hukum agar sesuai dengan perkembangan terkini
  9. Memastikan stabilitas moneter dan sistem keuangan domestik
  10. Mengembangkan sistem infrastruktur finansial dan data yang kuat guna memperoleh manfaat yang berkelanjutan dari fintech
  11. Mendorong kerjasama informasi internasional
  12. Meningkatkan pengawasan bersama oleh sistem moneter dan keuangan internasional. (atw/cs)